Bandung – Arus kendaraan di jalur utama Bandung–Garut terpantau padat pada periode libur Lebaran, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan wisata maupun silaturahmi.
Kepadatan terjadi di sejumlah titik rawan, terutama pada jalur yang menghubungkan kawasan perkotaan dengan destinasi wisata di wilayah Garut dan sekitarnya.
Volume Kendaraan Meningkat Signifikan
Petugas di lapangan mencatat peningkatan volume kendaraan sejak pagi hari, didominasi kendaraan pribadi dan sepeda motor.
Sejumlah pengendara mengaku perjalanan menjadi lebih lama dari biasanya akibat antrean panjang di beberapa ruas jalan.
“Biasanya lancar, tapi sekarang cukup padat karena banyak yang liburan,” ujar salah satu pengendara.
Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
Untuk mengurai kepadatan, aparat kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas di titik-titik tertentu. Rekayasa seperti sistem buka-tutup dan pengalihan arus diterapkan secara situasional.
Petugas juga disiagakan di persimpangan dan jalur padat untuk membantu kelancaran arus kendaraan serta mencegah kemacetan yang lebih parah.
Imbauan Keselamatan Berkendara
Pihak kepolisian mengimbau pengendara agar tetap berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan.
Pengemudi diminta untuk:
-
Menjaga jarak aman antar kendaraan
-
Tidak memaksakan diri saat lelah
-
Memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik
-
Mengikuti arahan petugas di lapangan
Langkah ini penting untuk mencegah kecelakaan di tengah kepadatan arus kendaraan.
Antisipasi Puncak Arus Balik
Kepadatan diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan, terutama menjelang puncak arus balik Lebaran.
Pihak berwenang terus melakukan pemantauan dan evaluasi guna memastikan arus lalu lintas tetap terkendali.
Dengan pengaturan yang tepat dan kesadaran pengendara, diharapkan perjalanan di jalur Bandung–Garut dapat berlangsung lebih aman dan lancar meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan.